Rumus Mengalahkan Bandar Bola - Van Gaal Diminta Tinggalkan Formasi 3-5-2 | Agen Bola Terpercaya Sbobet Ibcbet

Rumus Mengalahkan Bandar Bola – Van Gaal Diminta Tinggalkan Formasi 3-5-2

Rumus Mengalahkan Bandar Bola

Rumus Mengalahkan Bandar Bola – Gary Neville mendukung harapan fans yang meminta kepada Louis van Gaal untuk meninggalkan gaya formasi 3-5-2.

Neville yang merupakan eks punggawa MU mendukung keinginan dari para pendukung yang berharap Van Gaal tak lagi menggunakan gaya formasi 3-5-2. Sebagaimana yang sudah dikabarkan beberapa waktu lalu, pada pertengahan laga MU menghadapi QPR, para fans beramai-ramai meminta kepada Van Gaal untuk merubah formasinya dan baik menggunakan gaya formasi 4-4-2. Namun kelihatannya Van Gaal merasa tak setuju dan kukuh pada pendiriannya sendiri. Namun, pada saat ini, Neville menyuarakan dukungannya kepada pra fans untuk meminta Van Gaal meninggalkan gaya formasi 3-5-2 tersebut.

“Aku bukan fans yang senang dengan gaya formasi seperti itu. Karena diatas lapangan bek tengah merupakan punggawa yang snagat bebas dan mereka bakal menjadi opsi yang mengamankan gawang. Mereka bermain menjaga gawang naun dengan tempo yang cukup lamban. Selain itu, mereka kerap menguasai si kulit bundar dan membuat bola berada di belakang. Dalam beberapa miggu ini, gaya mereka cepat sekali untuk bisa ditebak,” ungkap Neville kepada Rahasia Bandar Bola.

“Sebenarnya dalam laga menghdapi QPR tersebut, para fans berharap MU bisa unggul dulu dan mampu untuk mempertahankan keunggulannya daripada berupaya keras untuk mencetak gol lagi pada akhir laga. Hal itu cukup membahayakan nantinya. Aku berharap Van gaal bisa mempertimbangkan kembali mengenai hal ini dan bisa sharing dengan sekitarnya,” tambahnya.

Selain itu, ada juga beberapa media massa Inggris yang membandingkan kala MU diperkuat oleh empat bek dan tiga bek. Pada gya formasi yang menurunkan tiga pemain lini belakang, dimana juga telah dimainkan oleh Van Gaal sebanya 12 kali, MU mencatat kemenangan sebesar 42 persen dengan jumlah rata-rata menorehkan gol sebanyak 1,3 per satu pertandingan dan kejebolan sebanyak 0,8 per laga dan meraih angka sebesar 1,7 per satu pertandingan. Sedangkan kala memainkan gaya formasi yang menurunkan empat bek, MU memiliki persentase kemenangan sebesar 60 persen dengan jumlah rata-rata menorehkan dua gol dan kebobolan 1,7 gol serta meraih dua angka per satu pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa MU jauh lebih baik menurunka empat bek. (yn)