Pur Bandar Bola Euro 2012 - Bingung Dengan Strategi Rodgers | Agen Bola Terpercaya Sbobet Ibcbet

Pur Bandar Bola Euro 2012 – Bingung Dengan Strategi Rodgers

Pur Bandar Bola Euro 2012 –┬áKekalahan The Reds Liverpool saat bertandang ke markas Manchester United, Old Trafford, mengundang komentar mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher.

Dalam lanjutan Liga Premier Inggris musim 2015-2016, para pasukan The Reds Liverpool kembali dikalahkan oleh Manchester United dan rekor kekalahan merek di Old Trafford pun semakin bertambah dalam catatan Liga Premier Inggris. Sebenarnya, pada laga tersebut, The Reds Liverpool mempunyai banyak peluang untuk mencetak gol dan bisa memenangkan pertandingan tersebut.

Akan tetapi, para pemain barisan depan The Reds Liverpool tidak mampu memaksimalkan peluang tersebut menjadi gol. Justru tim tuan rumah Manchester United yang mampu mencetak gol dulu ke gawang The Reds Liverpool. Sepanjang laga antara Manchester United melawan The Reds Liverpool, memang Setan Merah lah yang mendominasi jalannya pertandingan.
Para pasukan Louis Van Gaal terus melakukan tekanan ke barisan pertahanan Liverpool.

Sampai peluit babak akhir pertandingan ditiup oleh wasit, score tetap 3-1 dan tidak berubah untuk kemenangan para pasukan Louis Van Gaal. Manager asal Belanda itu mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya saat menjamu Liverpool di Old Trafford. Louis Van Gaal, para pemain Manchester United bisa menjaga penampilan mereka di semua ajang pada musim 2015-2016.

Mantan pemain belakang The Reds Liverpool, Jamie Carragher menyatakan dirinya sangat heran dan merasa bingung dengan strategi yang Brendan Rodgers terapkan saat menghadapi Manchester United. Mantan pemain Liverpool itu mengaku, Brendan Rodgers sudah salah menerapkan strategi sewaktu berhadapan dengan MU dan dikalahkan oleh Setan Merah dengan score memalukan 3-1 di Old Trafford dalam lanjutan Liga Premier League musim 2015-2016.

Jamie Carragher yang merasa heran dan tidak tau apa yang dipikirkan oleh Brendan Rodgers. Mantan pemain Liverpool itu pun mengaku kinerja Brendan Rodgers di musim baru 2015-2016 ini sangatlah menurun dibandingkan pada musim 2014-2015 yang lalu, Brendan Rodgers selalu bisa membawa para pasukan Liverpool bisa menang saat melawan tim papan atas di Liga Premier League.

Kemenangan yang diperoleh oleh Manchester United di Old Trafford, ditentukan dari para pemain Manchester United yang berhasil mengoyak gawang The Reds Liverpool dengan score 3-1. Tiga gol yang terjadinya itu dicetak oleh Daley Blind, Ander Herrera lewat Pinalti dan juga pemain baru Manchester United, Anthony Martial. Sedangkan satu gol yang berhasil dicetak oleh The Reds Liverpool adalah melalui kaki dari Christian Benteke.

Laga melawan Manchester United, rupanya pelatih The Reds Liverpool, Brendan Rodgers memakai strategi dengan menempatkan tiga pemain berposisi menyerang sekaligus yaitu, Christian Benteke, Danny Ings dan juga Roberto Firmino. Ketiga pemain yang ditugaskan dilini depan itu dibantu oleh para gelandang terbaik yang dimiliki oleh The Reds Liverpool, diantaranya, Emre Can, James Milner dan juga Lucas.

Mantan pemain The Reds Liverpool, Jamie Carragher menyatakan dirinya sangat tidak mengerti, kenapa Brendan Rodgers memakai formasi 4-3-3 untuk menghadapi Manchester United. Menurut Carragher, formasi yang tepat untuk menghadapi klub sekelas Manchester United seharusnya, Brendan Rodgers harus memakai formasi 4-5-1, memakai 5 gelandang merupakan opsi terbaik untuk membantu satu striker seperti Christian Benteke dibarisan depan.

Manager The Reds Liverpool itu harus segera membawa The Reds Liverpool kembali pada penampilan terbaik mereka atau jabatan yang diduduki oleh Brendan Rodgers sebagai pelatih klub yang dijuluki The Reds akan digantikan oleh orang lain. Dengan kata lain, tidak menutup kemungkinan, Brendan Rodgers akan dipecat oleh pihak klub The Reds Liverpool.

Apalagi mengingat pada bursa transfer musim panas 2015 ini, Brendan Rodgers merupakan pelatih terboros dengan menghabiskan dana klub paling banyak. Tercatat, Brendan Rodgers paling banyak mendatangkan pemain baru pada musim 2015-2016. Alasan dia mendatangkan banyak pemain baru, karena dia mengaku supaya bisa bersaing di Liga Inggris musim 2015-2016.

Meski begitu, pihak klub tetap memberikan kepercayaan kepada Brendan Rodgers dengan memberikan dana berlimpah untuknya mendatangkan para pemain yang dia inginkan untuk mengakhiri musim 2015-2016 dengan gelar. Namun, jika Brendan Rodgers tidak mampu mempersembahkan gelar kepada pihak klub, tidak tutup kemungkinan sebelum akhir musim 2015-2016, dia akan dipecat. (Ah)