Judi Bola Via Bri - Manis Pahit Chelsea Di Akhir Musim | Agen Bola Terpercaya Sbobet Ibcbet

Judi Bola Via Bri – Manis Pahit Chelsea Di Akhir Musim

Judi Bola Via Bri

Judi Bola Via Bri – Chelsea merasakan pahit dan manis pada akhir musim ini. Manisnya adalah meraih juara Liga Primer Inggris dan pahitnya ialah kehilangan Didier Drogba.

Chelsea berhasil menjadi juara di ajang Liga Primer Inggris pada musim ini dengan bermain lebih dominan. Namun Jose Mourinho telah memberikan peringatan kepada anak didikanya jika hal tersebut bisa jadi rumit terulang kembali pada musim mendatang.

Chelsea berhasil memastikan diri menjadi juara Liga Primer Inggris dalam tiga laga sisa. Hingga akhirnya, Chelsea mengakhiri musim dengan membukukan 87 angka dalam 38 laga yang dilakoninya dengan meraih kemenangan 26 kali, tiga kali menelan kekalahan dan sembilan kali meraih hasil seri.

Disepanjang musim ini, Chelsea tidak pernah tergelincir ari posisi pucuk klasemen. Dalam catatan statistik sendiri, John Terry dan rekan satu timnya menduduki pucuk klasemen dalam 274 hari pada musim ini dan merupakan rekor terbaru di ajang Liga Primer Inggris.

Walaupun hampir tidak pernah memperoleh persaingan yang erat dalam klub lainnya pada musim ini, namun Chelsea diperingatkan untuk tetap mewaspadai persaingan dimusim mendatang. Pemain lini belakang Chelsea bernama Gary Cahill mengungkapkan bahwa Mourinho telah menjaga-jaga kalau pada musim mendatang tak bakal berlangsung gampang. Mourinho sendiri telah memiliki pengalaman dalam mempertahankan gelarnya dengan Chelsea pada usim 2004-2005 dan musim 2005-2006.

“Dia mengtakan kepada kami bahwa kami bakal melakoni ajang lebih berat dimusim depan sebab kami melakoninya sebagai kampiun disana. Dia mmeberikan penegasan kepada kami dan aku rasa apa yang ditekankannya adalah sebuah hal yang oke,” ungkap Cahill.

“Sangat berarti untuk kami dalam mengikuti nasehatnya sebagai soso yang pernah berada dalam kondisi ini dan melaksanakannya. Tak butuh untuk diragukan lagi dalam memeprtahankan troi bakal rumit sebab klub lain kerap mau menaklukkan kami kala kita melakoni laga sebagai kampiun sebagaimana yang telah dirasakan oleh Manchester City pada musim ini,” sambungnya.

“Kita tak butuh untuk diberitakan jika hal itu sangat berat sekali. Aku mengetahui bahwa menjalani laga sangat berat pada musim ini, walaupun kami telah menduduki pucuk klasemen disepanjang musim. Aku percaya bahwa klub lain bakal mampu memperkuat dirinya pada musim panas dan itu bakal semakin mempersulit posisi kami,” tambahnya.

Disamping itu, sosok Didier Drogba dimana menjadi strker yag cukup mengerikan selama membela Chelsea saat ini ia telah hengkang, sedangkan Diego Costa dipercaya mampu menggantikan perannya sebagai bomber yang ditakuti oleh lawan.

Sudah sebanyak dua kali Drogba membela Chelsea pada masa kariernya sebagai pesepakbola. Sedangkan memperkuat Chelsea pada tahun 2004 hingga tahun 2012, Drogba lalu balik lagi ke Chelsea pada musim 2014-2015.

Pada masa perdananya, Drogba membukukan 157 gol untuk klub Chelsea di seluruh ajang. Penyerang berkebangsaan Pantai Gading tersebut meraih tiga gelar Liga Primer Inggris, tiga trofi Piala FA, dua trofi Piala LIga Inggris dan sebuah trofi Liga Champions.

Pada masa keduanya, Drogba hanya membela Chelsea selama satu musim saja. Porsi tampilnya juga tidak begitu banyak sebab cuma menjadi pemain adangan saja. Pada masa ini, Drogba menorehkan tujuh gol dan turut membawa Chelsea menjadi kampiun di ajang Liga Primer Inggris maupun Piala Liga Inggris.

Usai pada musim ini usai, Drogba pun memberika keputusan satu kali lagi untuk mengucapkan salam perpisahan kepada fans Chelsea. Dia memberian keputuan untuk tak lagi memperpanjang massa kontraknya bersama Chelsea.

Walaupun cukup sedih harus ditinggal pergi oleh Drogba amun Gary Cahill tak begitu cemas dengan masa depan karier barisan serang Chelsea. Pemain lini belakang asal Inggrs tersebut percaya bahwa Costa dapat menggantikan peranan Drogba sebagai striker Chelsea, Hingga kini, penyerang asal Spanyol tersebut menunjukkannya dengan membukukan 21 gol untuk Chelsea dimusim pertamanya.

“Aku mengetahui bahwa ini merupakan kedua kalinya Didier berada disini namun tentunya sedih sebab dia telah melakoni laga terakhirnya bersama Chelsea,” ungkap Cahill.

“Dia juga mengungkapkan sejumlah hal sebelum akhirnya kami pergid ari hotl. Aku percaya bahwa suatu saat nanti kami bakal menyaksikannya balik lagi ke Chelsea. Aku rasa dia takkan pergi selamanya namun bisa jadi dari segi andang tampil adalah laga terakhirnya,” sambungnya.

“Ada sebuah lubang yang besar dimana diisi namun Diego telah melakoni kariernya di Chelsea dengan begitu bagus. Dia berluang kali dibeap ceera namun jumlah rasi menorehkan golnya yang begitu fenomenal. Dia bakal menjadi punggawa hebat disini dan dengan Diego dalam skuat kita yang baal jauh lebih oke lagi,” tambahnya. (yn)