Judi Bola Macau - Garcia Marah Melihat Performa Roma | Agen Bola Terpercaya Sbobet Ibcbet

Judi Bola Macau – Garcia Marah Melihat Performa Roma

Judi Bola Macau

Judi Bola Macau – Rudi Garcia merasa marah menyaksikan penampilan AS Roma melawan Atalanta. Baginya, anak didikannya tak memperlihatkan keinginan untuk menang.

Manajer AS Roma bernama Rudi Garcia merasa kesal dengan permainan anak didikannya saat ditahan hasil seri atas Atalanta dengan skor 1-1. Di pun memberikan penilaian bahwa Roma tidak memiliki keinginan untuk meraih kemenangan dan balik ke posisi kedua dipapan klasemen.

Roma hanya sanggup tampil seri dengan skor 1-1 saat menyambut kedatangan Atalanta yang berlangsung di Olimpico pada minggu malam tadi. Lebih unggul cepat melalui babak tos-tosan yang dieksekusi oleh Francesco Totti pada menit ke tiga, Roma pun kejebolan 20 menit usai itu melalui penalti yang dieksekusi oleh German Denis.

Roma sebenarnya bermain lebih dominan dan unggul dalam ball posession dimana 60 berbanding 40 persen dan juga melepaskan 17 kali tembakan dengan tujuh diantaranya pas ke sasaran. Sementara Atalanta hanya melesakkan lima kali tembakan dengan tiga diantaranya pas ke sasaran.

Garcia memberikan penilaian bahwa anak didikannya tak mampu memperlihatkan usaha yang keras diana semestinya dikeluarkan sebab peluang balik ke posisi kedua klasemen masih terbuka lebar sekali. Kemenangan akan membawa mereka menggusur posisi Lazio di kedua klasemen sebab Lazio barusan menelan kekalahan atas Juventus.

“Aku sungguh sangat marah dan emosi sekali. Aku melihat bahwa Roma tak tampil oke. Usai tendangan penalti yang dilakukan oleh Francesco Totti, kami pun tertidur. Pada paruh kedua agak lebih bagus namun ini merupakkan paruh perdana paing buruk kami disepanjang musim ini. Aku tak menyaksikan adanya semangat dan juga niat dimana dibutuhkan untuk kembali menduduki posisi kedua. Besok aku bakal berbicara dengan tim,” ungkap Garcia.

“Tidak ada banyak hal dimana berlangsung oke pada hari ini sebab kami bermain dengan jelek. Aku juga tak begitu senang dengan keputusan pengadil lapangan. Oleh sebab itu, ini merupakan sebuah pertandinagn dimana mesti dilupakan semuanya. Saat ini kami mesti melakoni tujuh pertandingan sisa. Kami tak sanggup untuk menaklukkan sebuah skuat dimana telah berjuang untuk lolos dari zona degradasi. Oleh sebab itu, kami mesti konsentrasi ke Inter dulu. Apakah aku merasa kecewa? Tidak, namun aku marah. Ini adalah dua hal yang berbeda,” tambahnya.

Hasil seri ini tak merubah posisi Roma di peringkat ketiga. Mereka membukukan poin yang sama dengan Lazio dimana membukukan 58 angka dalam 31 minggu tapi masih kalah dalam jarak gol. (Yn)