Bandar Judi Ibcbet – Tiga Singa Mau Patahkan Pirlo | Agen Bola Terpercaya Sbobet Ibcbet

Bandar Judi Ibcbet – Tiga Singa Mau Patahkan Pirlo

Bandar Judi IbcbetBandar Judi Ibcbet – Hodgson tak bisa menyangkal bahwa Italia sangat berketergantungan dengan Pirlo. Bila saja bisa mematikan nama itu, maka akan lebih mudah.

Tim nasional Inggris dan Italia akan saling berhadapan untuk membuka pertandingan di Piala Dunia tahun 2014 yang menggunakan tempat di Brasil. Mereka akan bertanding tidak lama lagi, tepatnya adalah pada tanggal 15 Juni 2014. Pertandingan ini menjadi sebuah ajang replay bagi mereka yang sebelumnya tercatat oleh Bandar Judi Ibcbet pernah bertemu di Piala Eropa 2 tahun lalu, di mana mereka bertanding pada ajang perempat final. Pada kesempatan bertanding itu, sebenarnya kedua kubu bermain sama kuat, tidak ada gol yang tercipta dari masing-masing pihak sehingga skor kaca mata pun terhasil dan harus berlanjut ke drama penalti. Penentuan permainan titik putih tersebut dimenangkan oleh Italia.

Diketahui juga dari hasil penelusuran Bandar Judi Ibcbet bahwasannya Hodgson di momen tersebut lebih memilih untuk bermain agak ke belakang sehingga memberikan kesan defensif dalam strateginya. Oleh karena itu wajarlah bahwa pada saat itu mereka cuma memiliki permainan dengan persentase dominasi bola sebanyak 36 persen. Sedangkan Gli Azzurri yang memiliki 64 persen posesi bola sampai-sampai berhasil membukukan percobaan sebanyak 35 kali, yang berstatus on target adalah 20 bola.

“Apa rencana kami selanjutnya? Yang sudah pasti adalah bahwa kami bakalan menunjukan pertandingan dengan strategi yang lebih matang dibandingkan dengan yang kami tampilkan pada Euro 2012. Kami belajar banyak dari ajang tersebut dan berusaha untuk tidak mengulangi apa yang telah terjadi di 2 tahun lalu.” keterangan dari Roy Hodgson yang dituliskan oleh Bandar Judi Ibcbet Online.

Sebagaimana kita ketahui, Pirlo pernah dibuat sampai tidak berkutik ketika berhadapan dengan AC Milan pada beberapa tahun yang silam. Sebenarnya itu bukanlah ajang internasional tapi tetap saja nama Pirlo tetap merupakan jagoan yang tidak terkalahkan di lini tengah dan dikatakan merupakan orang yang paling menentukan di dalam permainan tim. Manchester United yang pada momen tersebut berada di bawah besutan Sir Alex Ferguson memberikan tugas secara khusus kepada Park Ji Sung untuk memantau pergerakan dan membatasi ruang gerak Pirlo secara khusus.

Dan rupanya apa yang direncanakan oleh Fergie menghasilkan buah yang manis. Karena Park diketahui memiliki stamina yang oke, dan kontribusinya selama 90 menit pertandingan sangat maksimal, Pirlo pun sukses dilumpuhkannya.

Bicara soal tim nasional Inggris, tahukah kalian bahwa sebenarnya Jose Mourinho pernah mendapatkan kesempatan untuk melatih menjadi manajer Tiga Singa? Mungkin tidak banyak dari kalian yang tahu, tapi inilah pengakuan dari pria yang memiliki nick name The Special One tersebut.

Mourinho tak memungkiri kalau dirinya memang pernah dimintai oleh Tiga Singa untuk menggantikan peran Steve Mc Claren di tahun 2007 yang silam. Bandar Judi Ibcbet. Kala itu, dia baru saja keluar dari Chelsea dan hendak berpindah ke klub yang lain.

“Padahal kalau beda beberapa menit saja, mungkin saja sudah menjadi manajer untuk Tiga Singa. Tetapi pada saat itu pulpen telah berada di tangan dan saya meneken kontrak dengan sebuah klub.” keterangan dari Mourinho kepada Bandar Judi Ibcbet.

“Saya sama sekali tidak menyesal dengan keputusan yang saya buat. Dengan penolakan saya itu, saya lebih tahu banyak tentang dunia manajerial sepak bola dan mengarungi benua Eropa. Saya menginjakkan kaki di beberapa negara yang membuat saya menjadi semakin lebih kuat dari pada sebelumnya, saya rasa itu sangatlah berarti untuk saya.” sambung pernyataannya.

“Keputusan ini sempat saya diskusikan dengan istri saya. Dan dia mengungkapkan kepada saya bahwa bekerja di level internasional, anda akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengan frekuensi pertandingan yang sedikit, dan itu bukanlah untuk saya. Itu adalah sebuah ucapan yang terngiang terus di benak saya. Saya pikir dia benar. Lagi pula saya tahu benar apa rasanya tidak bekerja dan cuma berada di rumah saja. Ketika itu saya baru memutuskan untuk tidak lagi bekerja untuk Chelsea dan saya hanya berada di rumah untuk 3 bulan. Rasanya bosan sekali. Mungkin saya bisa saja menjajal kerja sebagai manajer di timnas, tetapi tidak di Inggris, mungkin di tempat lain.” tutupnya. Bandar Judi Ibcbet Indonesia. (RB)