Bandar Bola Indo - Terlalu Cepat Bicara Soal Gelar | Agen Bola Terpercaya Sbobet Ibcbet

Bandar Bola Indo – Terlalu Cepat Bicara Soal Gelar

Bandar Bola Indo – Klub liga Italia Serie-A , Inter Milan dinilai sudah kembali pada permainan terbaiknya seperti dulu semenjak ditangani oleh mantan pelatih Manchester City, Roberto Mancini.

Tercatat di beberapa tahun terakhir, Inter Milan tidak dapat bermain dengan baik dan menduduki peringkat belasan klasemen Liga Italia Serie-A. Klub asal Italia itu juga sudah berganti pelatih beberapa kali karena dianggap pelatih yang menangani, tidak mampu membawa Inter Milan kembali berjaya di pentas Eropa. Dan ini kali terakhirnya, Inter Milan menunjuk mantan pelatih Manchester City, Roberto Mancini sebagai pelatih baru Inter Milan.

Roberto Mancini yang ditunjuk menjadi pelatih sekaligus manager dari Inter Milan itu dinilai bisa membawa Inter Milan berjaya kembali, terutama pada musim baru 2015-2016 ini. Pemilik klub Inter Milan berharap, Mancini bisa mengakhiri musim 2015-2016m, dengan mempersembahkan gelar untuk Inter Milan. Pengalaman dan cara latihan yang Roberto Mancini terapkan dalam melatih sebuah klub tidak perlu diragukan lagi. Dia tercatat juga cukup lama melatih The Citizen di Etihad Stadium.

Striker Inter Milan, Mauro Icardi menyatakan bahwa masih terlalu cepat untuk Inter Milan berbicara masalah gelar mengingat musim baru 2015-2016 masih sangat panjang. Meski demikian, kami harus tetap berpikiran positif dan optimis bisa merebut Scudetto dari tangan Juventus yang tercatat sudah tidak kali mempertahankan Scudetto tiga kali secara beruntun. Kabarnya, beberapa pihak berpendapat, Juventus masih akan menjadi tim favourite dan akan bisa mempertahankan Scudetto diakhir musim 2015-2016 ini.

Sampai saat ini, Inter Milan sudah berhasil meraih empat kali kemenangan secara berturut-turut dalam ajang Liga Italia Serie-A. Inter Milan yang baru saja mengalahkan Chievo di kandang mereka sendiri dengan score tipis 0-1 pada hari Minggu 20 September 2015 dan kini Inter Milan sudah mengoleksi 12 poin dan sementara ini, Inter Milan berada pada puncak klasemen Liga Italia Serie-A. Ini merupakan momen kebangkitan dari Inter Milan dan pelatih Roberto Mancini akan meneruskan tren positif ini sampai akhir 2015-2016 Liga Italia Serie-A.

Beda jauh dengan juara bertahan Scudetto tiga kali secara beruntun, Juventus masih belum kembali pada penampilan terbaiknya semenjak ditinggalkan oleh kedua pemain pilarnya, yang diantaranya, Andrea Pirlo dan juga Carlos Tevez. Manager Allegri menegaskan dan percaya, tidak lama lagi Juventus akan kembali pada penampilan terbaik mereka dan penampilan buruk semenjak dimulainya 2015-2016, tidak ada hubungannya dengan kepergian kedua pemain itu.

Klub yang dijuluki Si Nyonya tua itu baru berhasil meraih satu kemenangan saja dari empat laga terakhir mereka di Liga Italia Serie-A dan mengharuskan mereka sekarang menduduk peringkat ke-12 klasemen Serie-A. Tercatat semenjak musim 2015-2016 dimulai, kemenangan pertama Juventus pada Liga Italia Serie-A itu hanya saat melawan Genoa dengan score 2-0 pada hari Minggu 20 September 2015.

Walaupun begitu, penyerang Inter Milan, Icardi tetap menyatakan bahwa musim 2015-2016 ini, Inter Milan bukanlah tim favourite juara. Pada bursa transfer musim panas 2015 tahun ini juga, Inter Milan kedatangan sepuluh pemain baru. Inter Milan meraih hasil yang sangat baik pada awal musim baru 2015-2016 LIga Italia Serie-A. Akan tetapi, masih terlalu cepat untuk membicarakan masalah Scudetto ataupun gelar lainnya.

Klub yang bermarkas di Turin, Juventus berhasil dengan sukses mempertahankan Scudetto mereka selama tiga kali secara beruntun didalam empat musim terakhir yang mereka jalani. Dan sampai saat ini juga, Juventus tetap merupakan favourite juara. Meski begitu, kami akan terus berlatih dengan keras dan berusaha untuk bisa merebut gelar Scudetto dari tangan Juventus diakhir musim 2015-2016 ini. Dengan adanya pelatih Roberto Mancini, diyakini, Inter Milan akan sukses. Ujar, mantan pelatih Manchester City itu.

Icardi juga membahas mengenai gol yang dia sarangkan ke gawang Chievo yang merupakan gol satu-satunya yang tercipta pada laga tersebut. Dia mengaku itu sudah merupakan tugasnya menjadi seorang penyerang dalam hal mencetak gol dan saya sangat senang, karena gol yang saya cetak pada laga tersebut bisa membawa Inter Milan meraih tiga poin. Bisa dikatakan gol saat laga melawan Chievo merupakan gol yang sangat penting untuk Inter Milan. (Ah)